ZoyaPatel

Rawat IPAL Rutin, SPPG Tamansari Jaga Kebersihan Lingkungan

Mumbai
Ilustrasi perawatan IPAL di SPPG Tamansari

TAMANSARI  Sela Fakta – Komitmen menjaga sanitasi dan kelestarian lingkungan terus dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamansari. Salah satunya melalui pembersihan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara berkala setiap satu bulan sekali. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan limbah dari aktivitas dapur dapat diolah dengan baik sebelum dialirkan ke saluran pembuangan.

Aslap SPPG Tamansari, Savana mengatakan, perawatan IPAL tidak hanya sebatas menguras tabung dari lumpur dan sisa limbah. Setelah proses pengurasan, media filter di dalam IPAL juga ditata ulang agar sistem pengolahan limbah dapur tetap berjalan maksimal.
“Kalau hanya dikuras saja tidak cukup. Setelah tabung IPAL dibersihkan dari lumpur dan sisa limbah, kami lakukan penataan ulang media filternya. Ini penting agar proses penguraian tetap berjalan dan hasil buangannya tidak mencemari lingkungan,” ujarnya saat ditemui di SPPG Tamansari.

Savana menjelaskan, terdapat tiga lapisan media filter yang digunakan dalam proses pengolahan limbah. Lapisan pertama menggunakan karbon aktif yang berfungsi menyerap bau, warna, serta sisa zat kimia dari limbah dapur. Lapisan kedua berupa zeolit yang membantu menjernihkan air sekaligus menyerap amonia. Sementara lapisan paling bawah menggunakan pasir silika sebagai penyaring akhir terhadap partikel-partikel halus sebelum air dialirkan menuju saluran pembuangan.

Menurut dia, keberadaan tiga lapisan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil pengolahan limbah. Limbah yang berasal dari aktivitas pencucian sayuran, wajan, maupun peralatan masak terlebih dahulu melewati proses penyaringan sebelum dibuang.

“Dengan tiga lapisan ini, air limbah dari aktivitas dapur bisa diolah lebih bersih. Kami juga memastikan saluran tetap lancar, tidak menimbulkan bau, dan tidak terjadi penyumbatan,” jelasnya.

Perawatan rutin juga dinilai memberikan rasa aman bagi tim yang bekerja di dapur SPPG Tamansari. Sebab, aktivitas produksi makanan berlangsung setiap hari sehingga kelancaran saluran pembuangan menjadi salah satu hal yang harus dijaga. Selain pembersihan IPAL, tim dapur juga diingatkan untuk memilah sampah serta tidak membuang minyak jelantah secara langsung ke wastafel karena dapat mempercepat penyumbatan dan mengganggu kinerja sistem IPAL.

Savana menegaskan, pemeliharaan IPAL merupakan bagian dari standar operasional SPPG Tamansari dalam menjaga kebersihan lingkungan dapur. Perawatan dilakukan secara berkala agar sistem pengolahan limbah tetap berfungsi optimal sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih dan nyaman. “Kami ingin seluruh proses di dapur berjalan dengan baik, bukan hanya soal makanan yang aman, bersih, dan bergizi, tetapi juga bagaimana limbahnya dikelola dengan benar,” katanya.

Dengan perawatan IPAL secara rutin dan penggunaan sistem filterisasi berlapis, SPPG Tamansari berharap pengelolaan limbah dapur dapat terus berjalan optimal. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen menjaga sanitasi selama pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi siswa penerima manfaat di wilayah Tamansari.


Ahmedabad