Kekompakan Relawan Jadi Kunci, SPPG Tamansari Jaga Mutu MBG
Mumbai
Ahmedabad
TAMANSARI, Sela Fakta – Menyiapkan makanan bergizi bagi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan kerja sama seluruh petugas dapur.
Di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamansari, pembagian tugas dan koordinasi relawan menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran proses produksi hingga pendistribusian makanan.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Tamansari, Savana, mengatakan kelancaran operasional dapur tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan bahan baku dan peralatan. Kekompakan relawan juga berperan penting dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
”Setiap relawan memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, komunikasi dan kerja sama harus terus dijaga agar proses pengolahan makanan berjalan lancar dan kebutuhan penerima manfaat bisa terpenuhi tepat waktu,” ujarnya.
Menurut Savana, proses kerja di dapur dimulai dari persiapan bahan baku, pengolahan makanan, hingga pengemasan sebelum didistribusikan. Seluruh tahapan tersebut membutuhkan ketelitian dan kedisiplinan agar tidak terjadi kendala yang dapat menghambat pelayanan.
Selain pembagian tugas, kebersihan dapur juga menjadi perhatian dalam kegiatan sehari-hari. Relawan perlu menjaga kebersihan diri, peralatan memasak, serta area pengolahan makanan untuk mendukung penerapan standar higiene dan sanitasi.
”Kebersihan harus menjadi kebiasaan seluruh petugas, bukan hanya saat ada pemeriksaan. Mulai dari persiapan bahan, proses memasak, sampai makanan dikemas, semuanya perlu diperhatikan agar makanan yang disajikan tetap aman dan layak dikonsumsi,” jelasnya.
Savana menambahkan, koordinasi antarpersonel juga diperlukan ketika aktivitas produksi meningkat. Dengan komunikasi yang baik, setiap petugas dapat menjalankan perannya secara optimal sehingga proses penyediaan makanan tidak terkendala.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen SPPG Tamansari dalam mendukung pelaksanaan program MBG. Melalui kedisiplinan, kerja sama relawan, dan perhatian terhadap kebersihan, pelayanan diharapkan berjalan konsisten sehingga makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat memenuhi aspek keamanan, kebersihan, dan gizi.