ZoyaPatel

Instruksi BGN Dijalankan, SPPG Tamansari Simpan Sampel Menu MBG Dua Hari

Mumbai
relawan saat mulai mengemas menu MBG untuk didistribusikan kepada penerima



TAMANSARI, Sela Fakta – Kepatuhan terhadap prosedur keamanan pangan menjadi salah satu upaya yang dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamansari, Kabupaten Bondowoso, dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya melalui penyimpanan sampel makanan setiap hari sesuai instruksi Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai langkah antisipasi apabila ditemukan dugaan keracunan makanan.

Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Tamansari, Savana, menjelaskan bahwa penyimpanan sampel merupakan bagian dari prosedur yang harus diterapkan dalam operasional dapur MBG. "Sampel diambil dari menu yang diproduksi setiap hari, kemudian disimpan di lemari pendingin atau chiller selama dua kali 24 jam," ucapnya.

Menurut Savana, prosedur tersebut penting untuk memastikan tersedianya sampel makanan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dengan begitu, penanganan dugaan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan konsumsi makanan dapat didukung bukti yang berasal dari menu yang benar-benar diproduksi dan disalurkan kepada penerima manfaat.

Sampel yang disimpan dapat digunakan untuk pemeriksaan laboratorium apabila muncul dugaan keracunan. Pemeriksaan tersebut bertujuan mengetahui ada tidaknya bakteri atau kontaminasi lain pada makanan yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. "Keberadaan sampel menjadi salah satu langkah pendukung dalam proses penelusuran penyebab kejadian," ucapnya.

Penyimpanan dilakukan secara rutin setiap hari sehingga sampel dari menu yang diproduksi tetap tersedia selama masa penyimpanan. Pengaturan tersebut juga perlu dilakukan dengan memperhatikan kebersihan wadah, kondisi penyimpanan, serta pemisahan sampel agar kualitasnya tetap terjaga ketika diperlukan untuk pemeriksaan.

Penerapan prosedur tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga pada aspek keamanan pangan. "Kepatuhan terhadap arahan BGN menjadi bagian penting untuk menjaga proses pengolahan dan distribusi makanan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Melalui penyimpanan sampel secara berkala, SPPG Tamansari berupaya memperkuat langkah pencegahan sekaligus mempermudah penelusuran apabila muncul persoalan terkait keamanan makanan. Prosedur ini menjadi salah satu bagian dari pengawasan internal agar makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat tetap terjaga mutu dan keamanannya.


Ahmedabad